Kalahkan 417 Kades dari 20 Provinsi, Kades Pulai Payung Harumkan Kabupaten Mukomuko, Tembus 17 Terbaik Nasional di Universitas Indonesia.

03 Juli 2026
Administrator
Dibaca 114 Kali
Kalahkan 417 Kades dari 20 Provinsi, Kades Pulai Payung Harumkan Kabupaten Mukomuko, Tembus 17 Terbaik Nasional di Universitas Indonesia.

JAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Mukomuko di panggung nasional. Kepala Desa Pulai Payung, Kecamatan Ipuh, Mustarrudin, SE., NLP berhasil menembus 17 Kepala Desa Terbaik Nasional dalam Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan I yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan Universitas Indonesia.

Capaian tersebut bukanlah prestasi biasa. Mustarrudin berhasil bersaing dengan 434 kepala desa dari 20 provinsi di seluruh Indonesia, sekaligus membuktikan bahwa desa dari Kabupaten Mukomuko mampu berdiri sejajar dengan desa-desa terbaik di tingkat nasional.

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Kabupaten Mukomuko, daerah yang dikenal dengan julukan Kapuang Sakti Ratau Batuah, sekaligus menunjukkan bahwa inovasi dan tata kelola Desa Pulai Payung mendapat pengakuan di level nasional.

"Alhamdulillah, dari 434 kepala desa yang berasal dari 20 provinsi di seluruh Indonesia, kami dipercaya masuk dalam 17 terbaik nasional. Ini bukan hanya kebanggaan Desa Pulai Payung, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Kabupaten Mukomuko," ujar Mustarrudin, Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, Program Kepala Desa Masuk Kampus menjadi ruang pembelajaran yang sangat strategis dalam meningkatkan kapasitas kepala desa. Selain memperoleh materi akademis mengenai tata kelola pemerintahan desa, para peserta juga mempresentasikan berbagai inovasi desa di hadapan para dosen Universitas Indonesia dan tenaga ahli Kemendagri.

Yang lebih istimewa, program ini tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata. Seluruh peserta akan mendapatkan pendampingan berkelanjutan dari Kemendagri bersama Universitas Indonesia agar mampu menghadirkan tata kelola desa yang semakin profesional dan menjadi model bagi desa-desa lainnya di Indonesia.

"Program ini bukan sekadar datang ke Universitas Indonesia. Setelah ini akan ada pendampingan dari tenaga ahli Kemendagri dan Universitas Indonesia sehingga desa peserta diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain," jelasnya.

Prestasi tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Mukomuko.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mukomuko, Abdul Hadi, S.Sos., mengaku bangga atas pencapaian yang diraih Kades Pulai Payung.

"Kita bersyukur dan sangat bangga atas capaian ini. Ini membuktikan bahwa kepala desa dari Kabupaten Mukomuko mampu bersaing dengan kepala desa terbaik dari seluruh Indonesia," katanya.

Ia menjelaskan bahwa Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan I tidak diikuti seluruh kepala desa di Indonesia, melainkan hanya peserta terpilih sebagai perwakilan daerah. Karena itu, keberhasilan Kades Pulai Payung masuk 17 terbaik nasional menjadi pencapaian yang sangat membanggakan.

Menurut Abdul Hadi, Mustarrudin dinilai memiliki kemampuan yang mumpuni, adaptif terhadap perubahan, responsif terhadap berbagai isu pembangunan desa, serta visioner dalam mendorong tata kelola pemerintahan dan kemandirian desa melalui peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Program Kepala Desa Masuk Kampus sendiri diluncurkan Kemendagri bekerja sama dengan Universitas Indonesia sebagai jawaban atas berbagai tantangan pembangunan desa, mulai dari kualitas data yang belum seragam, kapasitas SDM yang belum merata, hingga pemanfaatan dana desa yang perlu semakin berorientasi pada hasil.

Melalui program ini, para kepala desa memperoleh pembekalan akademis mengenai tata kelola pemerintahan, pengembangan potensi desa, kepemimpinan, serta menjadi wadah pertukaran pengalaman dan inovasi antardaerah. Harapannya, lahir pemimpin-pemimpin desa yang semakin profesional sehingga mampu mempercepat terwujudnya desa yang mandiri dan masyarakat yang lebih sejahtera.